Samjňānam
nah svebhi samjňānamaraņebhih
Samjňāmaśvinā
yuvamihāsmāsu ni yacchatam (Atharvaveda: 7.52.1)
Artinya
:
Kami menyatukan semua sahabat akrab
kami dan menyatukannya dengan orang lain. Wahai, para orang tua ajarilah kamu
tentang persatuan dan kesatuan.
Busana kekayaan adalah keramahan, busana
orang yang kuat adalah ucapan halus, busana
pengetahuan adalah kedamaian, busana orang yang belajar buku-buku suci
adalah kerendahan hati, busana tapa adalah tidak lekas marah, busana orang
besar adalah sifat pemaaf, keindahan dharma adalah tidak mencela agama lain.
Semua sifat tersebut perlu diupayakan dalam kehidupan di dunia ini, sehingga
menjadi lebih baik. Dengan memiliki sifat-sifat itu, seseorang bisa hidup
bersama dalam masyarakat yang terdiri atas suku, agama, ras, dan adat istiadat
yang berbeda.
Mantra di atas ditujukan agar semua umat
manusia hidup bersama dengan para sahabat, teman, keluarga dan juga orang yang
tidak dikenal sebelumnya. Permasalahannya adalah pada zaman sekarang,
seringkali kita membenci orang yang dekat dengan kita tetapi menyayangi orang
lain. Karena itulah kita sulit menciptakan dan merasakan kedamaian.
Ketidakharmonisan bukan disebabkan oleh
orang lain, melainkan muncul dari diri sendiri. Jika di dalam pikiran penuh
dengan kebencian, kerakusan, kemarahan dan keterikatan, hal tersebut menjadi
penyebab utama yang menghambat proses keharmonisan dalam masyarakat. Apabila
kita renungkan, Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu yang berdiri sendiri.
Sebagai contoh, Tuhan tidak menciptakan satu macam sayur, cahaya, bunga,
manusia, binatang, makanan, dan lain-lain. Hal tersebut berarti apapun yang ada
di dunia ini beraneka jenis bukan hanya satu. Karena itu manusia diciptakan
dalam jumlah yang banyak dengan sifat yang berbeda-beda. Keindahan terhadap
dalam keanekaragaman bukan dalam keseragaman. Bandingkan satu jenis bunga
dengan bebagai jenis bunga yang lain. Semakin bermacam-macam warnanya maka akan
terlihat semakin indah. Karena itu manusia perlu belajar dari keanekaragaman.
Bila ingin hidup bahagia dan harmonis maka kita harus hidup dalam keanekaan
bukan hidup menyendiri. Bahkan semboyan Bhineka Tunggal Ika juga memiliki makna
yang sama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar